Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe menggelar latihan simulasi penindakan huru-hara di Lapangan Apel Mako Lanal Lhokseumawe, Kamis 27 Februari 2025.
Latihan ini bertujuan untuk memastikan prajurit selalu siap menghadapi situasi darurat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah kerja mereka.
Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program rutin guna meningkatkan keterampilan dan kekompakan prajurit, terutama dalam menghadapi potensi gangguan seperti aksi unjuk rasa yang berisiko anarkis.
"Kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai situasi sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, kami rutin melaksanakan latihan simulasi penindakan huru-hara agar prajurit selalu siap dalam situasi apa pun," ujar Kolonel Andi Susanto.
Latihan ini mencakup berbagai skenario pengendalian massa, seperti formasi bersaf, paruh lembing, serong kiri dan kanan, serta teknik dorong massa. Selain itu, para prajurit juga mendapatkan pelatihan dalam penanganan massa, pengamanan demonstran, dan penggunaan alat pelindung diri secara efektif.
Dengan adanya latihan ini, diharapkan prajurit Lanal Lhokseumawe semakin sigap dan terampil dalam menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan di wilayah tugasnya.